Konsentrasi di bisnis teknologi
Menjadi kontraktor ‘Palugada’ ternyata tidak berlangsung lama bagi Riza. Setelah beberapa tahun menjalani profesi itu, hatinya kembali terpaut pada bisnis warnet yang pernah ia rintis. Ia memutuskan untuk fokus lagi mengurus usahanya tersebut.
Namun, seiring waktu, dunia terus berubah. Kehadiran smartphone membuat kebiasaan orang berinternet pun bergeser. Pengunjung warnet semakin berkurang, hingga Riza menyadari bahwa masa kejayaan bisnis itu perlahan memudar.
Alih-alih menyerah, Riza justru melihat perubahan itu sebagai peluang baru. Ia berpikir, tanpa jaringan internet, semua perangkat teknologi yang berkembang pesat saat ini tidak akan bisa berfungsi. “Kalau begitu, kenapa saya tidak mencoba bisnis di bidang jaringan internet saja?” begitu ia membatin kala itu.
Dari pemikiran sederhana itulah, pada tahun 2016 Riza memutuskan untuk membangun usaha baru di bidang penyedia layanan jaringan internet. Ia mendirikan Inmeet di bawah naungan PT Indo Media Solusi Net.
Nama Inmeet bagi Riza, bukan sekadar bisnis, melainkan simbol penghubung kehidupan modern. Tanpa koneksi internet, mustahil berbagai produk teknologi dapat berjalan dan saling terhubung. “Peluang bisnis jaringan internet sangat menjanjikan. Tanpa jaringan, teknologi tidak akan pernah bisa berkembang,” ujar Riza yang juga menjabat sebagai Sekretaris Asosiasi Perusahaan Penyedia Jaringan Internet (APPJI) Indonesia untuk wilayah Sumbagut dan Aceh tersebut penuh keyakinan.