Medan - Konsulat Jenderal India di Medan, bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU), menyelenggarakan perayaan Hari Hindi Sedunia 2026 di Aula Fakultas Ilmu Budaya, USU, Sabtu, 10/1/2026. Kegiatan ini menyoroti signifikansi global bahasa Hindi serta semakin memperkuat hubungan budaya antara India dan Indonesia.
Turut hadir dalam acara ini diantaranya adalah, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, didampingi oleh istri Prof. Dr Tyrhaya Zein, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, USU Prof. Rudy Sofyan, Kepala Kantor Urusan Internasional USU, Saiful Bahari, perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Melky Waas. Vipul Sharma, Wakil Konsul India, Ashish Sharma beserta istri, Yogita Sharma, Julius Raja, Dr Delyuzar dari USU serta Wakil Dekan I, Prof. Drs. Mauly Purba, MA, Ph.D dan para akademisi senior, anggota komunitas India, Sahabat India (Friends of India), mahasiswa, dan para undangan lainnya.
Acara dimulai dengan kedatangan para peserta dan Tamu Kehormatan, yang dilanjutkan dengan tarian penyambutan tradisional (Sekapur Sirih) yang dibawakan oleh mahasiswa USU. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Republik Indonesia dan Republik India.
Prof. Dr Tyrhaya Zein, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, USU, menyampaikan sambutan pembuka dengan menekankan pentingnya pertukaran bahasa dan budaya dalam memperkuat hubungan bilateral.
Sementara sambutan Kondul Jendeal India di Medan, Ravi Shanker Goel, yang menegaskan peran bahasa Hindi sebagai bahasa global serta jembatan yang menghubungkan budaya dan komunitas.
“Ada 600 juta pengguna bahasa Hindi di dunia dan sampai saat ini bahasa Hindi paling banyak di dunia,” ungkap Ravi dalam sambutannya di hadapan para undangan.
Perayaan Hari Hindi Sedunia 2026 menegaskan kembali komitmen bersama Konsulat Jenderal India di Medan dan Universitas Sumatera Utara dalam memajukan diplomasi budaya, pertukaran bahasa, serta keterlibatan antar-masyarakat antara India dan Indonesia.
Sedangakan sambutan mewakili tamu kehormatan disampaikan oleh Prof. Rudy Sofyan, Kepala Kantor Urusan Internasional dan perwakilan Rektor USU, menyoroti kerja sama akademik dan budaya yang telah terjalin lama antara India dan Indonesia.
Setelah jeda untuk salat Isya dan makan malam, segmen budaya dilanjutkan dengan rangkaian pertunjukan yang semarak. Pertunjukan tersebut meliputi tarian budaya Hindi oleh kelompok tari Fakultas Ilmu Budaya USU, penampilan oleh D’Art Dance Group, serta pertunjukan tari oleh siswa Perguruan Nasional Brigjend Katamso Sekolah Menengah Atas dan Edu Prime Sekolah Dasar, yang menampilkan perpaduan harmonis unsur budaya India dan Indonesia.
Program ini mencakup berbagai kegiatan, termasuk pembacaan puisi, pidato, dan pertunjukan budaya yang mencerminkan tradisi India dan Indonesia. Partisipasi dalam acara ini dilakukan melalui pendaftaran terlebih dahulu, dengan para peserta diimbau untuk mengenakan busana India atau Batik. Perayaan ini terbuka bagi mahasiswa, akademisi, anggota komunitas India, serta para undangan.
Acara ditutup dengan upacara pembagian sertifikat yang diserahkan bersama oleh Konsul Jenderal India, Rektor Universitas Sumatera Utara, dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Rel/Becks