Maharawaty Manfaatkan Imlek untuk Edukasi Publik

 

“Saya percaya, selama Tuhan masih memberikan saya kesempatan hidup, di situlah saya harus terus berjuang. Penyakit ini bukan akhir dari segalanya, justru menjadi pengingat agar saya lebih kuat, lebih sabar, dan lebih bermanfaat,” tuturnya. 

 

Wanita paruh baya dikenal cerdas itu juga mengutip filosofi Tiongkok yang menjadi pegangannya, “Mau tau zhen gong”, yang bermakna ketekunan menuju keberhasilan. Ketekunan itu pula yang ia maknai dalam marganya, Ma—sebagai simbol semangat untuk terus melangkah, laksana kuda yang berlari tanpa ragu.

 

Melalui perayaan Imlek ini, Akiew berharap semangat baru tidak hanya hadir bagi dirinya, tetapi juga bagi siapa pun yang tengah berjuang, baik dalam meraih cita-cita, mempertahankan usaha, maupun melawan penyakit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersial tanpa seizin redaksi.