“Petani perlu diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi dan memahami teknologi berdasarkan kebutuhan mereka. Dengan begitu, mereka tidak sekadar mengikuti kebiasaan, tetapi mulai mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan,” katanya.
Selain edukasi dan diskusi, kegiatan dikemas dalam suasana kekeluargaan melalui sharing pengalaman, lomba karaoke, dan makan bersama. Suasana santai tersebut membuat interaksi antara peserta dan penyelenggara semakin dekat.
Maharawaty berharap kegiatan edukasi seperti “Petani Merdeka” dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak petani memperoleh informasi yang tepat mengenai perkembangan teknologi pertanian.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi semangat untuk terus belajar dan maju. Petani harus semakin mandiri, berpengetahuan, terbuka terhadap inovasi dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan pertanian yang lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya. Becks