Jakarta – Pasar modal Indonesia terus berkembang mengikuti kebutuhan informasi yang semakin tinggi. Seiring bertambahnya jumlah investor ritel dan meningkatnya aktivitas perdagangan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan untuk kemudahan transaksi investor, salah satunya dengan memastikan bahwa setiap pelaku pasar mendapatkan data yang relevan, terukur, dan dapat diandalkan sebagai referensi dalam pengambilan keputusan investasi.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah melalui implementasi penyempurnaan format distribusi data di akhir sesi 1, yang menjadi tonggak baru dalam penguatan integritas pasar sekaligus peningkatan efisiensi perdagangan. Latar belakang perubahan ini berangkat dari hasil survei kepada para pelaku pasar yang menyampaikan bahwa selama ini distribusi data perdagangan hanya tersedia pada akhir hari (end of day/EOD) dan hasil post implementation review atas penutupan kode broker dan kode domisili tahun 2022.